Archive for February, 2007

jika dokter hewan jadi gubernur

Sunday, February 25th, 2007

hari ini kantor kami mengadakan acara serah terima rumah bantuan bagi korban tsunami, beberapa pembesar seperti dari donor, walikota, menteri KLH dan gubernur aceh diundang utk memberikan sambutan.

ada kejadian menarik pada waktu kedatangan gubernur aceh yang baru Drh. Irwandi Yusuf MSc. Pak Marco (Kusumawijaya) selaku pembawa acara, mengumumkan bahwa mobil pak gubernur baru saja memasuki lokasi acara, iring-iringan 5 mobil land cruiser memasuki jalan masuk tempat acara berlangsung, beberapa polisi berjaga2, panitia segera nyambut iring2an mobil gubernur itu, mereka menghampir mobil yg ada di tengah iring2an, karena biasanya protokoler iring2an kendaraan pejabat penting di tengah, tapi ternyata Pak Irwandi ada di mobil paling depan dan dia turun dari pintu pengemudi! dan di sebelahnya turun juga menteri HAM dan hukum, Pak Hamid Awaluddin. kontan semua orang kecele, seorang gubernur masih mau nyetir mobilnya sendiri ke acara resmi orang2 tamu luar / bule yang enggak kenal muka pak irwandi mungkin malah akan mengira dia sebagai supir biasa.

Pak Hamid dalam sambutannya sempet cerita juga bahwa bahwa dia baru saja dateng dari bandara, dan Pak Irwandi sendiri yang menjemputnya, dia juga sempet mengira pak gubernur sebagai staf kementrian yang menjemputnya.  dan dari bandara, semua polisi di sepanjang jalan memberi hormat pada mobil yang berada di tengah iring-iringan, padahal gubernur berada di mobil paling depan, menyetir mobilnya sendiri.

bila dibandingkan dengan kedatangan pejabat sebelumnya, wakil walikota banda aceh yang heboh dengan iring2an pengawalan ketat oleh polisi, kedatangan sang gubernur justru sederhana sekali.

kalo saya waktu pilkada kemarin boleh milih, jelas saya akan pilih Pak Irwandi.

another love story…

Sunday, February 11th, 2007

please click here

another romantic comedy story from the creator of "Jomblo"

jakarta underwater

Tuesday, February 6th, 2007

barusan liat di tivi, ada aksi demo di balai kota

ratusan mahasiswa (keliatan dari jaket warna-warninya) berdemo nuntut sutiyoso mundur karena gak bisa ngatasin banjir yang lagi terjadi.

duh, haree geneeeh… malah demo

ya mbok daripada buat demo, energinya disalurkan ke kegiatan yang lebih bermanfaat, bikin dapur umum atau posko buat nyalurin bantuan ke pengungsi gitu lho…

sampe saat ini gw blm liat (atau mungkin sudah ada tapi belum kena sorot pemberitaan) aksi nyata mahasiswa buat bantu korban banjir. (selain beberapa tim mapala yg sudah bantu evakuasi)

dan sebagai mahasiswa seharusnya sadar bahwa perubahan gak akan terjadi kalo hanya dengan demo saja
kita punya senjata bukan hanya orasi dan aksi massa saja, tapi kita juga punya ilmu dari kuliah bertahun-tahun
pakai ilmu anda!

udah bukan saatnya lagi kita teriak2 menyalahkan gubernur/ pejabat yg dianggep gak becus (bahkan ada yang seakan2 menyalahkan tuhan dengan bilang : “banjir ini fenomena alam, kita gak bisa apa2″)
tapi kitanya gak ngasi solusi apa pun
…karena
kritik tanpa solusi cuma jadi nyampah

cukup sudah kritik dan celaannya

ayo bergerak!

Banjir

-bekas mahasiswa yang kebanjiran-